Ujian tak kunjung henti

A
da orang yang selalu merasa tidak puas dengan dirinya. Hidupnya dibangun oleh cita-cita dan daftar keinginannya yang banyak. Dia pun memohon kepada Allah agar keinginannya terkabul, tetapi dia belum juga berhasil atau harapannya belum juga terwujud. Di saat itu dia menjadi kecewa dan protes. “Mengapa ujian dan cobaan ini harus kualami?”.  Mengapa ”mereka” mudah mendapatkan kesuksesan sedangkan “aku” tidak? Mengapa mereka berhasil sedangkan aku gagal, padahal aku lebih berhak, aku sudah bekerja keras dan berdoa meminta kepada Allah Yang Maha Kuasa. Berbagai kekesalan dan kekecewaan melintas di pikirannya. Penolakan manusia terhadap ketentuan Allah tercermin dalam bentuk kekesalan yang menunjukkan ketidak sabaran.

0 komentar: